Saturday, August 5, 2017

Media Kayu untuk Belajar Matematika


            Sejak usianya menginjak 1,5 tahun Nafeeza memang sudah dikenalkan dengan balok kayu. Saat itu kami diberi tahu oleh dokter Nafeeza. kita bisa menggunakan media kayu untuk belajar meningkatkan kreativitas anak. Awalnya hanya belajar untuk menyimpan balok diatas balok lainnya agar tidak jatuh. Semakin betambah usia, kemampuannya untuk membuat gedung bertingkat semakin baik. Saking senangnya sudah berhasil, jika Ia selesai membuat gedung, saya tidak boleh membereskannya. Biasanya dia akan marah jika tau gedungnya rubuh. Hehehe…
            Pelajaran matematika yang berhubungan dengan balok kayu bisa didapat beberapa materi, diantaranya ;
1.      Belajar bentuk
Ada berbagai macam bentuk yang digunakan untuk bermain seperti bentuk kubus, balok, limas segitiga, setengah lingkaran yang jika digabung menjadi lingkaran, tabung, dan bentuk seperti terowongan.
2.      Belajar ukuran
Melalui balok ini anak akan belajar menyusun ukuran yng besar dibawah dan ukuran yang kecil diatas, karena jika tidak maka gedungnya akan rubuh dan tidak memiliki pondasi yang kuat.
3.       Belajar Penjumlahan dan Pengurangan
Sambil menambahkan balok yang menyusun gedungnya, anak bisa menghitung berapa jumlah balok yang ia gunakan, jika kita menambahkannya beberapa balok,berapa totalnya (penjumlahan) atau jika hanya diberikan 10 balok kayu, bentuk apa yang akan dibuatnya.  Selain itu, anak juga bisa belajar setelah gedungnya selesai,jika diambil beberapa balok, berapa sisanya (pengurangan)
4.      Belajar Macam-Macam Warna dan Menghitungnya
Balok kayu memiliki warna yang beragam, ada merah, kuning, biru dan krem. Anak bisa belajar mengklasifikasikan berdasarkan warna, dan menghitung berapa jumlahnya.  
5.      Belajar Pembagian
Sambil membuat gedung anak bisa diberitahukan konsep pembagian. Jika ada dua orang anak seperti Nafeeza dan Zafran, kemudian jumlah balok kayu ada 20, berapa balok kayu yang didapatkan oleh masing-masing anak agar adil.  Anak bisa diajak untuk berhitung bersama hingga jumlah balok yang didapat hasilnya adalah sama.

Anak usia 4-5 tahun konsep matematikanya bisa diterapkan dari no 1-5, sedangkan Zafran yang baru 1 tahun masih mengenal bentuk dan ukuran sebagai perkenalan.

#Tantangan10hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#MathAroundUs
#ILoveMath




             

0 comments:

Post a Comment

 

Circle Life of Shalia Template by Ipietoon Cute Blog Design