Monday, October 22, 2018

Ini Dia Enam Menu Bekal Sehat yang Patut Dicoba


Ini Dia Enam Menu Bekal Sehat yang Praktis dan Bergizi



           

Membuat Bekal sehat yang disukai anak terkadang menjadikan tantangan tersediri bagi para ibu rumah tangga. Tampilan yang menarik, namun mudah cara membuatnya, serta memiliki kandungan gizi yang tinggi, merupakan kriteria yang dibutuhkan oleh setiap ibu yang hendak mempersiapkan bekal anak setiap paginya ditengah kesibukannya yang lain.


Ada enam variasi menu yang dapat dicoba. Selain mudah membuatnya, menu tersebut memiliki kandungan gizi yang baik untuk membantu pertumbuhan anak. Yuk, simak penjelasan lengkapnya.

1. Sandwich/ Roti Isi




Bekal sehat ini memiliki kandungan gizi yang lengkap, mulai dari karbohidrat, protein hewani, dan vitamin serta mineral dari sayurannya.


Cara membuatnya pun mudah. Mama hanya perlu menyiapkan sosis atau daging ham tipis yang sudah dibakar terlebih dahulu hingga matang, kemudian tumpuk diatas roti dan selada. Mama juga dapat menambahkan tomat agar terasa lebih segar.


Sebagai tambahan kalsium, Mama dapat menambahkan keju lembaran di dalamnya, kemudian saos tomat dan sambal, serta mayonnaise. Hmmm… sedaap. Sebagai variasi protein, selain daging, mama bisa menggantinya dengan telur, ikan filet panggang, atau filet ayam panggang.




2. Sushi




Makanan yang berasal dari Jepang ini memiliki kandungan protein hewani, karbohidrat, dan vitamin. Sebagai tambahannya, Mama dapat menambahkan rumput laut, ataupun buah seperti alpukat sebagai sumber serat, yang dapat memperlancar pencernaan.

Sushi mempunyai beragam komposisi protein hewani, bisa dari ikan salmon, filet ikan tuna, udang, telur, maupun ayam. Penambahan garam dan minyak wijen pada nasi menjadikan sushi hidangan lezat yang khas, selain itu sushi selalu dihidangkan dengan saus khusus dan jahe merah. Menjadikan cita rasa sushi gurih di lidah dan enak saat dikunyah.

Jika Mama ingin membuat bekal sushi yang praktis, Mama hanya perlu menambahkan garam dan minyak wijen pada nasi putih panas, kemudian bentuk nasi sesuai selera. Agar lebih bergizi, mama bisa menambahkan filet ikan tuna yang sudah dibumbui dan ditumis, timun jepang, serta mayonnaise.

Setelah itu, tutup dengan balutan nori. Walaupun porsinya kecil, namun kandungan gizinya lengkap dan cukup mengenyangkan. Agar terlihat lebih menarik, sushi dapat dibentuk sesuai selera.

Kini sudah tersedia berbagai cetakan unik sushi yang dapat memudahkan Mama, membuat hidangan yang membuat anak tertarik untuk mencicipinya. Seperti bentuk Panda, Pinguin, Hello Kitty, dan masih banyak lagi.

3. Puding



Sekarang sudah banyak modifikasi puding yang menyehatkan. Puding dapat dibuat dengan tambahan lain seperti sari kacang hijau, pure buah, potongan roti, atau jagung.

Beragam jenis puding mulai dari yang kenyal sampai puding yang gampang untuk disedot dapat mama jadikan bekal untuk anak. Perbedaannya hanya terletak pada komposisi bahan yang digunakan, yaitu jelly, agar, susu cair, serta gula. Jika ingin membuat puding sedot yang mudah dimakan anak, susu cair lebih banyak ditambahkan dari puding biasa, selain itu, campuran jelly dan agar lebih sedikit dari biasanya, yaitu 1 sendok teh.

Sebagai tambahan, Mama dapat menambahkan cokelat, perasa makanan alami, seperti buble gum, leci, dll. Agar kandungan gizinya semakin lengkap, potongan buah segar dapat mama tambahkan sesuai selera anak.


4. Salad


Salad yang dibuat dapat berupa salad buah atau sayuran. Cara membuatnya pun gampang, hanya dengan mencampurkan potongan buah seperti semangka, apel, strawberry, nanas, jambu batu, dan mayonnaise.

Jika ingin lebih lengkap lagi, salad yang dibuat dapat berupa salad sayuran dengan tambahan potongan kentang kukus, filet ayam atau tuna, dan beri dressing jeruk lemon serta madu dan oregano. Segar dan nikmat sekali rasanya. Keju parmesan bubuk juga dapat ditambahkan sebagai toping diatasnya, agar rasanya menjadi gurih.

Selain cara membuatnya praktis, gizi yang terkandung di dalamnya pun lengkap. Terdiri dari karbohidrat, protein hewani, serta sayuran, dan buah sebagai sumber vitamin dan serat.

5. Spagetti



Menu yang satu ini banyak disukai anak-anak. Selain rasanya enak, bisa mejadi alternatif pengganti karbohidrat yang lain. Cara membuatnya pun mudah. Mama hanya perlu merebus pasta spagettinya terlebih dahulu hingga lunak. Guna menambah rasa, Mama dapat menambahkan sedikit garam, dan 1 sdt minyak pada rebusannya.

Setelah itu, siapkan toping sausnya sesuai selera.

Untuk penyuka keju dan susu, Mama dapat membuat saus carbonara. Saus yang dibuat dari susu, dan keju ini banyak disukai anak-anak. Cara membuatnya mudah. Kita tumis dengan mentega dua siung bawang putih dan bawang bombay yang sudah diiris tipis, kemudian tambahkan satu sendok terigu.

Agar gizinya lebih lengkap, Mama dapat menambahkan potongan sosis, baso, udang, ayam fillet yang dipotong dadu, juga parutan wortel, dan kacang polong saat menumis bawang. Setelah itu, aduk terigu hingga rata, tambahkan susu putih cair sesuai selera, aduk hingga mengental.

Tambahkan gula, garam, oregano, pala bubuk, dan merica. Aduk hingga menyatu, terakhir tambahkan parutan keju diatasnya. Setelah matang, hidangkan spaghetti pada piring datar disiram saus carbonara yang lezat.

Saus kedua yang dapat Mama buat adalah saus bolognaise. Saus ini didominasi oleh rasa asam dari saus tomat. Cara membuatnya pun mudah. Pertama, tumis bawang putih dan bawang Bombay, kemudian tambahkan daging cincang beku, dan tumis hingga matang. Setelah itu, tambahkan saus tomat, merica, oregano, garam, gula, dan kaldu bubuk jika perlu. Aduk hingga matang.

Mama dapat membuat saus tomatnya sendiri dengan merebus tomat terlebih dahulu, buang kulitnya, kemudian blender hingga menjadi pure tomat. Sebagai tambahan gizi, potongan wortel dapat pula diblender bersama pure tomat agar rasanya tidak terlalu asam. Agar lebih kental, saat memasak, tambahkan 1 sendok maizena yang dicairkan dengan sedikit air.Setelah matang, Mama dapat menghidangkan spaghetti diatas piring, disiram toping bolognaise dan parutan keju diatasnya. Hmm… sedap.

6. Vietnamese roll



Makanan satu ini hampir sama dengan salad komposisinya, namun bedanya dapat dimakan sekali hap. Vietnam roll terdiri dari beberapa potongan sayur dan buah seperti paprika, wortel kukus, alpukat, tomat, timun jepang, kol ungu, dan beberapa sayur yang dapat dimodifikasi sesuai selera.

Selain itu, sebagai protein hewani dapat mama tambahkan udang yang sudah ditumis dengan mentega, garam, dan bawang putih, ayam fillet yang sudah dipanggang, daging fillet, atau ikan fillet panggang sesuai selera.

Cara penyajiannya mudah karena dibuat seperti lumpia, bedanya Vietnam roll ini dibungkus dengan rice paper. Siapkan rice paper, kemudian tata sayuran dan protein diatasnya agar terlihat cantik dan berwarna-warni. Kemudian,lipat kesamping kanan dan kiri, dan gulung seperti membungkus lumpia. Agar lebih lezat dapat disajikan dengan cocolan saus wijen sangrai, saus tomat, maupun saus sambal. Sekarang sudah banyak dijual saus wijen sangrai yang dapat langsung dimakan, jadi mama tak perlu khawatir harus membuatnya sendiri.

Nah, mudah bukan cara membuatnya? Mama lebih suka yang mana?

Agar lebih mudah, bekal sehat ini dapat dibuat untuk anak kita dan Papanya sekaligus. Selain itu, kita dapat merencanakan sebelumnya, menu bekal selama satu minggu ke depan, supaya memudahkan Mama mempersiapkan bekal sehat. Mari kita budayakan membuat bekal sehat untuk anak, selain lebih bergizi, sehat, juga hemat di kantong.


Selamat mencoba.



28 comments:

  1. saya suka membuat spagheti mba, cuma sering lengket mungkin karena waktu merebusnya tidak pake minyak ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, coba sedikit pakai minyak buar ga lengket

      Delete
  2. Jadi pengen bikin spageti nih Mbak😍

    ReplyDelete
  3. Duh kalau mau kasih bekal si kecil memngbpara mommi harus lebih kreatif ya mbak.. Enak enak deh makann diatas, momminy juga suka hehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, kreativitas ibu semakin diuji. ayo coba buat Mba

      Delete
  4. Kayaknya anakku suka semua ini deh Mbak
    Yang belum pernah bikin Vietnamese Roll. Pengin ah coba kapan-kapan

    ReplyDelete
  5. Benar dengan membuat sendiri dijamin kebersihan dan kesehatannya. Dan yg tdk kalah pentingnya, bisa hemat dikantong

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti Bunda, kalau buat sendiri budgetnya bisa diatur hehehe...

      Delete
  6. Setiap hari hari saya bawakn bekal makanan untuk anak-anak. Boleh deh ntr coba seperti yang mb tulis. Mkasih ya infonya...

    ReplyDelete
  7. Waah...menunya lengkap banget, ya. Cara membuatnya mudah dan pasti anak-anak juga suka, deh!

    ReplyDelete
  8. Jadi tahu cara membuat sushi. Ternyata mudah ya mbak.
    Terima kasih infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, jaman sekarang sudah banyak alat yang membantu mempermudah membuat sushi.
      Sama-sama Mba, semoga bermanfaat ya😊

      Delete
  9. Terima kasih untuk inspirasi bekalnya, mbak ��

    Selama ini aku hanya bawain sandwich aja utk anak² sekolah. Kalau lagi tdk masak ��

    Tapi aku jd terinspirasi utk bikin yg lain ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mba, semoga bisa jadi tambahan ide untuk variasi bekal si kecil ya.

      Delete
  10. Ini bisa buat bekal ke kantor juga kayanya ya😅😅 semua menunya saya suka

    ReplyDelete
  11. Waah...menu b'fast yg muantab.
    Saya dulu sering berkreasi untuk bekal anak2. Yg penting, gizi terjaga & anak2 suka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Bun, kalau Bundanya yang buat pasti bergizi dan lebih menarik

      Delete
  12. anakku paling suka nasi goreng kalau bekal, hehe

    ReplyDelete
  13. Wah, menarik sekali, Mbak. Jadi pengen bikin2 juga di rumah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo bikin Mba, pasti hasilnya lebih lebih oke nih. Mba Muyassaroh kan jago masak.

      Delete

 

Circle Life of Shalia Template by Ipietoon Cute Blog Design