Thursday, January 31, 2019

Cerdas Memilih Susu UHT sebagai Pengganti Selepas ASI


Siapa yang tak kenal susu UHT ? Semua orang pasti mengenalnya. Mulai dari anak kecil usia 1 tahun hingga orang dewasa, dapat mencoba susu UHT yang dikemas dengan berbagai tampilan menarik dan praktis. Hadir dengan berbagai ukuran dan varian rasa, membuat saya tertarik untuk mencari tahu berbagai informasi mengenai susu UHT sejak usia anak saya 1 tahun.




Sejak awal saya cenderung jatuh hati pada susu UHT karena kemasannya yang kecil, mudah digenggam anak, dan praktis untuk dibawa kemana-mana. Cocok untuk saya dan Zafran yang membutuhkan susu dalam kemasan kecil dan praktis langsung diminum. Apalagi saat beraktivitas di luar ruangan. Zafran yang lincah dan tak mau diam, membuat saya harus siap sedia saat ia membutuhkan asupan susu yang kaya zat gizi, namun tak perlu repot dalam penyajiannya. Hanya perlu membuka sedotan, langsung deh, sedot. Hemat waktu dan tenaga, bukan?

Namun, sebetulnya apa sih susu UHT itu, Mam? Simak penjelasan lengkapnya, yuk!

Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang diproses oleh Produsen berasal dari susu segar, kemudian dipanaskan pada suhu 135-145 C dalam waktu singkat (2 sampai 5 detik) dan dikemas dalam kemasan aseptik. Hal ini bertujuan untuk membunuh kuman yang terdapat pada susu serta tidak merusak kandungan protein dan vitamin yang terkandung di dalamnya.

Nah, setelah mengetahui prosesnya, ada beberapa alasan yang membuat saya memilih susu UHT diantaranya adalah :

· Susu UHT Lebih Segar dan Alami
Proses pemanasan yang singkat, membuat susu ini aman dari kuman, namun tetap terjaga kesegarannya. Selain itu, prosesnya menjamin keadaan susu tetap alami tanpa bahan kimia tambahan lainnya.

· Komposisi Susu UHT Tetap Terjaga
Komposisi susu yang mengandung protein, lemak, serta vitamin lainnya tetap terjaga karena pemanasannya yang singkat. Sehingga kandungan gizi di dalamnya tidak rusak dan tetap bermanfaat untuk anak.

· Rasanya yang Lezat dan disukai oleh Anak Saya

Zafran termasuk anak yang kuat minum ASI- nya. Jika lapar dan haus melanda, pasti ASI akan disedot dengan kencang. Nah, selapas ASI tentunya saya ingin memilihkan susu yang rasanya sama lezatnya dengan ASI. Membuatnya tetap aktif beraktivitas dan suka dengan rasanya.

· Lebih Praktis dan Steril
Alasan ini yang paling saya sukai. Tak perlu repot membawa termos, sendok, dan botol susu, saat bepergian. Saya hanya perlu memberinya susu UHT dan membantu memberikan sedotan, ia pun bisa langsung minum. Praktis, tanpa perlu membawa barang berat. Selain itu, kemasannya yang aseptic membuat susu UHT steril dan bebas kuman.

Oke, fix saya memilih UHT sebagai pengganti ASI, akan tetapi UHT seperti apa yang cocok untuk anak saya?

Setelah mencari informasi lengkap, akhirnya pilihan saya jatuh pada susu UHT dengan lemak yang tinggi (jenis full cream) karena sejak kecil anak membutuhkan protein, lemak, dan vitamin yang dibutuhkan untuk daya kerja otak, sehingga kinerjanya lebih maksimal. Selain itu, saya mencari produk susu yang tidak mengandung gula dan garam, pilihan saya jatuh pada susu #IndomilkUHTkidsfullcream. Susu dengan kemasan yang praktis dikemas aseptik dengan volume 115ml ini, cocok untuk anak mulai usia 1 tahun.

  Gambar Susu Indomilk Fullcream dan komposisinya

Susu indomilk ini tanpa rasa dan tidak ada bahan tambahan kimia lainnya. Sebaiknya anak tidak meminum susu yang mengandung gula tinggi karena akan menyebabkan anak mudah kenyang, sehingga asupan gizi menjadi tidak seimbang, juga memicu obesitas. Disamping itu, kandungan gula yang tinggi akan merusak giginya. Garam juga perlu diperhatikan dalam komposisi susu UHT, karena jika terlalu banyak menyebabkan kerja ginjal yang berat dalam mencerna makanan.
Hore, sekarang saya bisa menemani Zafran bermain di halaman tanpa repot menyiapkan susunya. Anak aktif seperti Zafran, membutuhkan energi yang cukup dari makanannya untuk bisa mengeksplorasi dunianya. Ia ingin mencari tahu, dan mencoba hal baru yang belum pernah dilakukannya. Apalagi jika melihat binatang seperti kelinci, ikan, ayam, dan kucing.

 
                Kegiatan Zafran setiap pagi hari 

Setiap pagi, ia selalu membantu saya memberi makan hewan peliharaan, dan juga menyiapkan minumnya. Setelah itu, ia membantu saya menyiram tanaman di halaman, kemudian bermain sepeda dan lompat menginjak gambar ikan. Semua itu dilakukan tanpa berhenti loh, Mam. Jika ada hal baru yang ditemuinya, seperti ulat yang terdapat pada daun pohon jeruk, ia akan bertanya, “Apa itu, Ma?” kemudian tanpa takut mengembil ranting kecil, dan menyingkirkan ulat itu hingga jatuh ke tanah.

 
Saya diminta menggambar berbagai jenis ikan kesukaannya (walaupun aslinya gambarnya masih amatiran. Hehehe, saya kurang bisa menggambar) kemudian ia akan meloncatinya sambil bernyanyi. Alhamdulillah, perlahan ia mulai tau berbagai jenis ikan, seperti ikan badut, orca, ikan nila, ikan hiu, paus, koi, dan lele. Ya, anak#aktifitusehat. Ia selalu bergerak mencari tahu hal baru dan menambah pengetahuannya. Dengan aktif bergerak, tubuhnya pun sehat karena mengeluarkan keringat.

Setelah lelah beraktivitas, ia selalu meminta saya mengantarnya mengambil susu. Harus ia sendiri yang mengambil dan membuka sedotan. Tak terasa semenjak usianya 2 tahun lebih, ia sudah mulai belajar mandiri. Tak mau lagi dibantu banyak dan selalu meyakinkan orang tuanya, “Aku bisa, Ma,” ucapnya setiap kali Mamanya khawatir. Bangga dan haru bersatu rasanya setiap menemani ia beraktivitas.

Baca juga kegiatan bersama Ananda

Kegiatan outdoor yang sering kami lakukan bersama

Jika cuaca panas, biasanya kami berenang sekedar berolahraga dan menyegarkan tubuh. Setelah mandi dan berganti baju, biasanya duduk dipinggir kolam dan bermain sambil menikmati susu #UHTindomilkfullcream kesukaannya. Selain itu, kami membuat permainan lempar bola ke sasaran, guna melatih motoriknya. Walaupun tampak sederhana, namun beberapa permainan dan olahraga yang kami lakukan ini banyak manfaatnya. Kami belajar warna bersama, berolahraga bersama, berlatih otot dan otak bersamaan membuat #anakaktifitusehat.


 Berbagai kegiatan yang membuat Anak aktif itu sehat

Selain susu, saya berusaha memberikan makanan bergizi setiap harinya. Variasi karbohidrat, protein, dan cara memasak, membuatnya lahap memakan semua hidangan. Bahkan, sekarang sudah bisa bilang, “Mah, lapar!” Alhamdulillah, perkembangannya terlihat pesat. Disamping itu, untuk anak seusianya, kosakatanya termasuk banyak sebagai anak laki-laki. Dengan bantuan stimulasi yang tepat dan dukungan gizi, Insya Allah anak-anak sehat, ya Mam.

Nah, bagaimana Mam, sudah tau produk pilihan yang tepat untuk menggantikan susu selepas ASI?

Mama juga bisa ikut lomba blog review susu UHT indomilk kids full cream loh. Jangan mau ketinggalan ya Mam, karena blog competitionnya diperpanjang. Hadiahnya jutaan rupiah dan akan ada pengumuman di setiap minggunya dengan hadiah Rp. 1,000,000. Info lebih lengkap mengenai blog competition ini, bisa Mama lihat di link https://mommyasia.id/7402


Yuk, buruan daftar ya Mam! Hadiahnya oke buat tabungan pendidikan si kecil, loh!

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Mam. Salam saya untuk si kecil :)







15 comments:

  1. Selain diminum gini kdg jg aku pakai campuran bikin scothel makaroni, jd tambah enak

    ReplyDelete
  2. susu uht emang lebih enak dan bergizi sih bun, ponakan aku enggak doyan susu tapi kalo uht dia masih doyan hehe ~

    ReplyDelete
  3. Susu Indomilk ini jaman aku kecil juga sudah ada. Wow! Tetap eksis meski sudah puluhan tahun usianya. Kalau bukan karena kualitasnya yang memuaskan konsumen, pasti nggak akan bertahan selama ini. Salam sayang buat ananda ya, Mbak.

    ReplyDelete
  4. Anakku juga suka minum susu ini mba, kadang dicampur untuk makan koko krunch juga sih. Hehe enak katanya

    ReplyDelete
  5. Aku juga prefer susu UHT sih, Mbak, selain prosesnya yang minim pengolahan, kemasannya juga praktis. Tinggal glegek ini, cocoklah buat aku yang malas gerak bikinin susu buat anak, wkwkwkkwk. Nah, kalau pilihan rasanya aku juga lebih suka yang plain, untungnya anak-anakku pun oke-oke saja. Jadi sejak lepas ASI, mereka langsung minum susu jenis ini.

    ReplyDelete
  6. Dulu anakku lepas ASI jg minum susu UHT. Sampek sekarang doyan banget.

    ReplyDelete
  7. Saya juga minum UHT...kalo punya anak saya enggak dihabiskan he he he.Anak saya sekali minum dua kotak 200 ml tapi kotak yang kedua enggak dihabiskan. Saya sendiri suka indomilk coco.ut delight

    ReplyDelete
  8. Zafran pinternyaaaa..
    Memang kebutuhan nutrisi yang mencukupi termasuk susu meski anak sedang berkegiatan di luar perlu juga diperhatikan ya Mbak
    Diantaranya dengan memilih UHT sebagai asupannya
    Dan Indomilk UHT Kids Full Cream ini bisa jadi pilihannya

    ReplyDelete
  9. Saya juga memilihkan susu UHT buat anak-anak selepas ASI. Kecuali anak pertama, mereka malah tidak mengenal susu formula yang notabene diperuntukkan khusus untuk balita. Emaknya juga suka susu UHT, hehe...

    ReplyDelete
  10. Saya juga suka susu UHT. Hihi...
    Btw, dedeknya lucu banget Mbak, gemesh liatnya yang lagi belajar mengenal ikan.

    ReplyDelete
  11. Halo, Dek Zafran. Sama nih dengan Akmal, suka banget outdoor activities. Trus susu kesukaan juga Sama: Indomilk UHT Kids Full Cream. Gurih walaupun tanpa garam. Sip.
    Sehat dan cerdas selalu ya, Nak :)

    ReplyDelete
  12. Anak saya juga minum susu ini Bun, enak katanya.

    ReplyDelete
  13. anaknya lincah dan aktif belajar. tumbuh sehat terus ya

    ReplyDelete
  14. Iya papah saya mengenalkan UHT selepas mama saya menyapih saya, sayang tidak dengan anak-anak saya

    ReplyDelete
  15. Awalnya si bungsuku tidak suka minum susu sejak bayi, kecuali asi. Tapi saat SD dia suka minum susu dalam kotak. Maka jadilah saya cobakan susu Indomilk. Eh rupanya dia suka itu.

    ReplyDelete

 

Circle Life of Shalia Template by Ipietoon Cute Blog Design